AJI Indonesia Keberatan Pembredelan Jurnalisme di Lokasi Bencana Sumatera
Aliansi Jurnalis Independen Indonesia (AJI Indonesia) menyatakan keberatan atas pembredelan kegiatan jurnalisme di lokasi bencana di Sumatera. AJI menilai tindakan tersebut mencederai kebebasan pers dan menghambat hak publik untuk memperoleh informasi yang akurat terkait kondisi korban dan penanganan bencana.

Menurut simpulan yang disampaikan AJI, pembatasan liputan mencerminkan upaya pembungkaman nalar kritis serta tidak berjalannya mekanisme pengawasan terhadap kinerja otoritas di lapangan. Situasi ini dinilai berbahaya karena membuka ruang tertutupnya fakta dan minimnya akuntabilitas.
AJI menegaskan bahwa pernyataan dan sikap otoritas yang membatasi kerja jurnalistik justru bertentangan dengan prinsip transparansi dalam penanganan bencana. Organisasi tersebut mendesak agar jurnalis diberi ruang bebas dan aman untuk menjalankan tugasnya demi kepentingan publik.