Berita Nasional

Hari Pertama Kerja 2026, KPK Langsung “Ngegas” Periksa Maraton Mantan Menko HR Terkait Megaproyek Mangkrak

JAKARTA, – Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kuningan, Jakarta Selatan, langsung menjadi pusat perhatian nasional pada hari kerja pertama tahun ini, Senin (5/1/2026). Pasalnya, lembaga antirasuah tersebut membuat gebrakan mengejutkan dengan memanggil dan memeriksa seorang tokoh profil tinggi.

Seorang mantan Menteri Koordinator (Menko) di kabinet periode pemerintahan sebelumnya, yang berinisial “HR”, memenuhi panggilan penyidik KPK sejak pagi tadi. Kehadiran figur politik senior ini sontak memanaskan suhu politik di awal tahun.

Pemeriksaan Berlangsung Lebih dari 8 Jam

Berdasarkan pantauan di lokasi, HR tiba di lobi Gedung KPK sekitar pukul 09.00 WIB dengan pengawalan ketat. Ia tampak mengenakan kemeja putih lengan panjang dan memilih bungkam seribu bahasa saat dicecar pertanyaan oleh awak media yang telah menunggu.

Hingga berita ini diturunkan pada pukul 17.30 WIB, tanda-tanda pemeriksaan akan berakhir belum terlihat. HR masih berada di dalam ruang pemeriksaan di lantai atas. Artinya, tokoh tersebut telah menjalani pemeriksaan maraton selama lebih dari 8 jam.

Puluhan jurnalis media cetak, elektronik, dan online masih bertahan di pelataran gedung KPK, menanti keterangan resmi atau momen keluarnya HR dari ruang penyidik.

Membuka Kembali Kasus Proyek Strategis yang “Mati Suri”

Juru Bicara KPK yang dikonfirmasi secara terpisah membenarkan adanya aktivitas pemeriksaan tersebut. Menurutnya, pemanggilan HR bukanlah kasus baru, melainkan pengembangan signifikan dari penyelidikan kasus lama yang sempat “tenggelam”.

Dugaan kuat mengarah pada keterlibatan HR dalam skandal korupsi salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) bernilai triliunan rupiah. Proyek infrastruktur tersebut diketahui mangkrak beberapa tahun lalu dan merugikan keuangan negara dalam jumlah yang fantastis.

“Penyidik sedang mendalami bukti-bukti baru yang mengarah pada peran pengambil kebijakan di tingkat atas saat proyek itu berjalan,” ujar sumber internal KPK yang enggan disebutkan namanya.

Langkah agresif ini dinilai oleh pengamat hukum sebagai sinyal kuat bahwa KPK di tahun 2026 tidak akan pandang bulu dalam menuntaskan tunggakan kasus-kasus besar (big fish), meskipun melibatkan nama-nama besar di kancah politik nasional. Publik kini menanti dengan cemas, apakah pemeriksaan maraton ini akan berujung pada penetapan tersangka baru dan penahanan malam ini juga.